Kesenjangan merupakan hal jamak yang kita temui dalam berbagai aspek di bangsa ini, tanpa merunut apa penyebab dan sumbernya, khusus dibidang pembangunan TI juga tidak luput dari hal ini, terjadi berbagai kesenjangan, mulai dari akses, kesempatan, dan kebijakan. Pemegang kebijakan sering melontarkan statement bahwa SDM kita belum siap, sedangkan disisi SDM yang siap mengeluarkan statement “we ready”, Siap! namun tidak ditunjang fasisilitas, kesempatan, dan kebijakan yang menunjang.
Menyimak hal diatas kapankah dua kubu ini bisa dicari titik temunya, apakah ada itikad baik dari masing-masing kubu untuk duduk bersama membahas hal ini, apakah yang diatas mau turun untuk duduk bersama, apakah mereka siap menghadapi SDM yang haus akan perubahan, yang siap terbang. Tanggung jawab siapakah ini, apakah fakar-fakar dan praktisi TI kita kurang memiliki pamor untuk mengetuk pintu pemerintah, terlalu banyak pertanyaan yang timbul, hal ini pun akhirnya hanya membuahkan debat kusir.
Sudah saatnya pakar dan praktisi TI kita diberi kesempatan sebagai pengambil kebijakan dalam pembangunan TI, sehingga kesenjangan diatas bisa diminimalisir, hampir 5 tahun saya perhatikan pakar-pakar TI kita banyak yang handal, baik dari sisi kepakarannya, maupun dalam hal mengemukakan opini-opini dan terobosannya dibidang TI, sudah saatnya pemerintah memberikan sebuah wadah buat mereka dalam mengambil kebijakan pembangunan TI Indonesia.
Ayoo Bapak, Ibu, Abang, Adik pakar-pakar kemajuan TI bisa berada di tangan anda, dan kami berharap anda tidaklah tinggal diam, Sekarang ! karena esok tentu terlambat.
Ditulis oleh igov 